Anda sudah menjual kendaraan tetapi masih terkena pajak progresifnya? Jangan kaget, meskipun penerapannya sudah lama, namun anda tidak sendirian. Banyak juga yang merasa kaget setelah menjual mobil lamanya dan membeli mobil baru, ternyata masih terkena pajak progresif dari kendaraan yang sudah dijual.

Mudah kok. Cara agar anda terhindar dari pajak progresif padahal sudah dijual, adalah dengan memblokir pajak kendaraan lama anda. Bagaimana langkah-langkahnya? Berikut penjelasan yang dikutip dari sosialisasi pihak kepolisian.

Pertama, buat laporan ke samsat tempat kendaraan anda tercatat. Jika anda tinggal di Jakarta Selatan, datang saja ke Samsat Jakarta Selatan, lalu mengisi Form pencabutan atau pemblokiran yang sudah tersedia di sana.

Pembuatan laporan ini tidak dikenai biaya, pemilik tinggal mengisi data penjualan pada formulir yang tersedia di samsat.

Dengan demikian pembeli kendaraan anda akan dipaksa mengurus Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Berikut persyaratan yang harus dilengkapi:

  1. Form Blokir (siapkan materai Rp 6000,-)
  2. Fotokopi KTP/SIM
  3. Fotokopi KK
  4. Data Kendaraan yang sudah dijual (Fotokopi STNK)
  5. Salinan Pajak
  6. Surat Kuasa (bermaterai Rp 6.000,-) dan Fotokopi KTP penerima kuasa apabila diwakilkan

Bagi anda yang sudah tidak memegang dokumen STNK, bisa meminta samsat untuk mencetak daftar kepemilikan kendaraan, untuk melengkapi form pemblokiran.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here